SUARA INDONESIA
Banner

Fraksi PDIP Meminta Pemkab Untuk Serius Menangani Wisata Desa Dan UMKM

PASURUAN - Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Pasuruan yang digelar dengan (Pemerintah Kabupaten) Pasuruan, yang digelar secara virtual di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, dengan agenda mendengarkan Pandangan Umum (PU) unsur semua Fraksi, banyak catatan yang disampaikan oleh Dewan

Pandangan yang menjadi sorotan oleh Fraksi PDI Perjuangan yakni menyoroti sembilan item yang perlu menjadi perhatian Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

Seperti yang disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi melalui sambungan telepon pada Jumat (20/11/2020) siang, diantaranya Pemerintah Kabupaten Pasuruan kurang serius dalam memayungi Bumdes.

Bahkan saat ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) itu banyak sekali bermunculan obyek wisata bernuansakan alam (baik tanah aset desa maupun bukan aset desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa dan Karang Taruna melalui Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).

Sementara pihak Pemkab Pasuruan sendiri belum memberikan support pendanaan atau perhatian melalui instansi terkait. 

"Seharusnya Pemerintah Kabupaten Pasuruan harus bisa menganggarkan untuk potensi wisata yang di Kabupaten Paduruan, kami menilai semuanya kurang jelas,baik pada masalah anggaran," jelasnya.

Tidak hanya itu, Andri Wahyudi yang sekaligus menjadi wakil ketua DPRD Kabupaten Pasuruan juga menilai tentang penanganan ekonomi kerakyatan (UMKM), penanganan covid-19, pelayanan kesehatan dan sosialisasi di setiap Puskesmas atau RSUD dirasa sangat kurang pada masyarakat sehingga masyarakat merasa takut berobat pada Puskesmas atau rumah sakit milik Pemkab Pasuruan.

"Nampaknya perlu di pertegas dengan kebijakan perangkaan yang jelas di tahhn 2021.Sehingga anggaran bisa menstimulus gerakan yg tadi kami sampaikan di atas," tandasnya.

Apa Reaksi Anda?